Labels

Sunday, July 26, 2020

Climber : usaha menaklukkan Everest oleh Tiongkok


Halo jumpa dengan saya asaf yo. Kali ini saya akan mengulas film lama yang membahas tentang pendakian gunung Everest oleh tim Tiongkok. Film ini berdasarkan kisah nyata dari tim Tiongkok yang mampu menaklukkan Everest melalui jalur berbeda .

Jadi, tim Tiongkok ini sudah sampai di Everest tahun 1960 namun tidak sempat merekam keberhasilannya sehingga tidak diakui oleh dunia internasional. Akhirnya dilakukan kembali pendakian ke Everest dengan rute yang sama dipimpin oleh Fang Wuzhou. Fang ini juga terlibat dalam pendakian di tahun 1960 maka pengalamannya sangat diperlukan dalam pendakian untuk yang kedua kalinya.

Dengan usaha yang sangat keras akhirnya mereka berhasil mengibarkan bendera di puncak everst atau juga disebut dengan Qomolangma  tanggal 23 Juli 1975. Film ini dibintangi oleh Zang Zi Yi, Wu Jing, Jing Boran,Hu Ge, Zang Yi Serta di sutradari oleh Daniel Lee.


Film ini bagi saya sangat kuat unsur nasionalisme, dan tentu saja upaya ari Tiongkok untuk melakukan klaim batas wilayah Everest, apalagi pendakian dari sisi barat (tiongkok ) ini belum pernah dilakukan sebelumnya, yang umum dilakukan adalah pendakian dari sisi Nepal.Suatu legitimasi wilayah, bukan hanya dari Nepal , Everest bisa dinaiki tapi juga bisa dari sisi Tiogkok (Tibet)

Kita bisa memahami betapa besar keinginan dari Fang Wu Zhou untuk kembali menaklukkan Everest, karena untuk menebus kegagalan dahulu, apalagi dia dianggap sebagai penipu karena mengatakan pernah mendaki tapi tidak ada bukti. Zang yi yang berperan sebagai Qu Songlin juga memendam rasa bersalah yang sangat besar. Sebagai seorang juru kamera dia tidak mampu menyelamatkan kamera untuk digunakan sehingga kamera jatuh saat ada runtuhan salu dari atas.

Untuk bisa naik Everest kita juga paham bahwa latihan yang dibutuhkan sangat keras, hal yng mungkin manusia biasa tidak akan bisa dilakukan. Bahkan tim baru yang sudah dilatih pun ternyata tidak memiliki kecepatan seperti yang dimiliki oleh Fang Wuzhou (padahal usianya jauh lebih tua dari para anak muda ini tentunya).Qu Songlin yang cacat hanya berperan sebagai pelatih dalam training ini tapi masih memiliki impian melihat gunung itu ditaklukkan.

Medan Everest yang berbahaya juga digambarkan cukup baik di film ini. Menurut saya sih CGI yang ditampilkan sudah cukup bagus ya (maklum, saya orang awam). Zhang Zi Yi disini berperan sebagai Xu Ying, ahli meteorology (dan juga mantan murid Fang) lulusan Rusia yang bertugas untuk mengetahui kondisi cuaca di Everest. Yah, selain meda yang sangat sulit, cuaca di Everest juga sukar di prediksi, harus menunggu waktu yang tepat untuk bisa naik ke atas atau bakal tewas terkena angin yang sangat kuat.

Akhir kata, selamat menonton film ini ya.


No comments:

Post a Comment