Labels

Thursday, July 30, 2020

Gulaab gang : perseteruan dua wanita dalam dunia politik


Halo, jumpa lagi dengan saya Asaf Yo, semoga kalian tidak bosan memaca review film dari saya. Film yang saya bahas kali ini adalah film berjudul Gulaab Gang yang dibintangi Juhi Chawla dan Madhuri Dixit. Adanya dua bintang tenar merupakan salah satu alasan saya memutuskan untuk menonton film ini disamping temanya yang cukup unik, yaitu tentang dunia politik dan intrik yang terjadi di dalamnya. Film ini dirilis tahun 2014 disutradari oleh Soumik Sen

Kisahnya mengenai kelompok Gulaab gang yang dipimpin oleh Rajoo (Madhuri Dixit) di desa Madhopur dalam memerangi ketidakadilan yang terjadi di wilayahnya. Ketidak adilan yang tergambar di film ini adalah masalah listrik, pendidikan, kekerasan dalam rumah  tangga maupun pemerkosaan. Karena usaha untuk melawan ketidak adilan, Rajoo harus berurusan dengan seorang politikus licik, Sumitra Bagrecha yang diperankan oleh Juhi Chawla. Sumitra menawarkan untuk berkoalisi kepada Rajoo, tapi ditolak oleh Rajoo yang ingin maju sendiri dalam pencalonan caleg di wilayahnya.

Sunday, July 26, 2020

Climber : usaha menaklukkan Everest oleh Tiongkok


Halo jumpa dengan saya asaf yo. Kali ini saya akan mengulas film lama yang membahas tentang pendakian gunung Everest oleh tim Tiongkok. Film ini berdasarkan kisah nyata dari tim Tiongkok yang mampu menaklukkan Everest melalui jalur berbeda .

Jadi, tim Tiongkok ini sudah sampai di Everest tahun 1960 namun tidak sempat merekam keberhasilannya sehingga tidak diakui oleh dunia internasional. Akhirnya dilakukan kembali pendakian ke Everest dengan rute yang sama dipimpin oleh Fang Wuzhou. Fang ini juga terlibat dalam pendakian di tahun 1960 maka pengalamannya sangat diperlukan dalam pendakian untuk yang kedua kalinya.

Dengan usaha yang sangat keras akhirnya mereka berhasil mengibarkan bendera di puncak everst atau juga disebut dengan Qomolangma  tanggal 23 Juli 1975. Film ini dibintangi oleh Zang Zi Yi, Wu Jing, Jing Boran,Hu Ge, Zang Yi Serta di sutradari oleh Daniel Lee.

Thursday, July 23, 2020

Manikarnika, the queen of Jhansi. keberanian Ratu Jhansi melawan Inggris


Apa yang menarik dari sosok Manikarnika ini? Sebelum menonton film ini saya langsung browsing untuk membaca kisah hidupnya, dan ternyata kisah hidupnya memang sangat menarik untuk diangkat menjadi sebuah film. Sosok ratu India yang memimpin perjuangan melawan Inggris di tahun 1857-1858.
Film diawali dengan kelahiran Manikarnika kecil di Varanasi tahun 1828 yang sejak bayi sudah diramal akan menjadi nama yang bersejarah. Manikarnika sebagai seorang gadis sudah menunjukkan perilaku yang berbeda dengan gadis pada umumnya. Dia tumbuh menjadi gadis yang pemberani, ahli bertarung. Hal ini menarik perhatian Dixit Ji, dari Jhansi untuk menikahkannya dengan raja Jhansi, Gangadhar Rao yang sedang terancam kerajaannya oleh Pihak Inggris.

Setelah pernikahan,Manikarnika mengubah namanya menjadi Laksmi Bai. Sebagai seorang ratu dia tidak mau terjebak dengan kehidupan tradisional seoarang ratu pada umumnya, tapi justru sanga tertarik dengan kehidupan politik di kawasan Jhansi dan sekitarnya. Dia menyadari bahwa Inggris bertindak sewenang-wenang terhadap rakyat. Tidak ada yang berani menentang Inggris, bahkan suaminya sendiri harus menundukkan kepala kala pejabat inggris, Kapten Gordon, datang menghadap. Hanya Laksmi yang tidak mau melakukan hal itu.

Tindakan Laksmi yang berani menentang kesewenang-wenangan Inggris menjadi ancaman bagi inggris. Ancaman Laksmi bukan hanya dari dari luar, tapi juga dari dalam istana yang menginginkan tahta kerajaan. Bayinya, Dhamodar  dan juga suaminya meninggal dalam waktu yang hampir bersamaan (sejarah menduga bahwa mereka diracun oleh Sadasiv Rao).

Sesudah kematian Dhamodar, raja dan ratu (terpaksa) akan mengadopsi anak dari Sadasiv Rao di aula istana dengan dibacakan pengumumannya oleh Pihak Inggris (dari sini sudah terlihat bagaimana tekanan inggris terhadap Jhansi). Tapi sebelum itu resmi, ada anak kecil  bernama Anand Rao yang melangkah ke arah Laksmi karena mencari ibunya. Laksmi yang masih terguncang dengan kematian anaknya langsung mengangkat anak itu dan menyebutnya Damodhar. Raja yang melihatnya akhirnya membatalkan pengangkatan anak Sadasiv menjadi putra mahkota dan mengangkat Anand Rao menjadi putra mereka dengan nama dhamodar. Hal yang membangkitkan amarah Sadasiv.

Sesudah Raja Jhansi meninggal, Laksmi menolak cara tradisional dimana dia memasuki kehidupan seoarang janda pada umumnya, tapi justru memikul tanggung jawab menjadi ratu di Jhansi. Laksmi juga akhirnya mengobarkan semangat untuk melawan Inggris hingga akhir hayatnya.

Tokoh Sadasiv Rao digambarkan menjadi tokoh yang licik dan ambisius. Demi tahta, dia rela untuk meracuni anak dan suami Laksmi Bai. Demi tahta juga dia rela berkomplot dengan Inggris, dan juga memberitahu jalan rahasia untuk masuk ke benteng Jhansi. Sadasiv memfitnah Laksmi Bai dengan membunuh rombongan orang inggris untuk membangkitkan amarah Inggris (Inggris sebenarnya tahu kalau itu adalah ulah Sadasiv, tapi mereka jadi punya alasan untuk menyerang Jhansi). Walau akhir nya dia disingkirkan oleh Inggris karena dianggap sudah tidak berguna sih . hmmm trik dimanapun sama ya, sesama orang jahat kalau satu pihak sudah tidak berguna maka ditinggalkan.

Sosok Laksmi Bai ini benar benar sosok wanita tangguh. Kangana Raut mampu memerankan wanita ini dengan baik. Ekspresi kemarahan, keberanian dari Laksmi Bai terasa dengan kuat. Laksmi Bai digambarkan sebagai wanita yang sangat pemberani. Sejak muda dia berani membunuh harimau. Dia mampu menundukkan kuda liar di Istana yang bahkan tidak seorangpun lelaki di Istana mampu menundukkannya. Dia juga jago bertarung menggunakan senjata, sesuatu yang jarang di miliki oleh wanita india.

Keberanian Laksmi Bai juga muncul kala dia berani menatap langsung Kapten Gordon, disaat semua orang di istana harus menundukkan kepala. Dia berani menentang ibu suri agar dia mengurusi dapur istana selayaknya ratu, bukan malah blusukan (pake istilah sekarang hehehe) untuk mengetahui kehidupan rakyat Jhansi. Keberaniannya juga diuji kala dia sebagai seorang janda harusnya turun tahta dan berperilaku menjadi seorang janda di India pada umumnya (tanda dia adalah janda, rambutnya harus dipotong gundul seperti mertuanya). Pihak inggris mengira bahwa dia sudah ditundukkan kala suaminya meninggal karena seorang janda tidak punya kekuatan lagi. Tapi Laksmi berbeda, dia menolak memasuki kehidupan seoarang janda dan tetap melangkah menjadi Ratu Jhansi.
Dari sini, Laksmi bagi saya merupakan sosok yang mendobrak tradisi dan budaya yang sudah ada. Pada saat pertama masuk istana dan dia naik kuda liar, mertuanya sudah kuatir bahwa dia akan membawa perubahan di istana, tapi sang Raja Jhansi menganggap bahwa perubahan itu memang diperlukan di istana. Ibu Suri yah, seperti wanita tua pada umumnya yang sangat mematuhi tradisi serta aturan istana dengan ketat, makanya dia kaget dengan prilaku Laksmi Bai.

AKu suka Raja Gangadhar Rao. Sosok raja yang menurutku dia frustasi dengan dirinya. Sosok yang merasa kalah dengan Inggris tapi tidak mampu berbuat apapun.sosok yang kurang powerfull dalam memerintah dan mengambil keputusan. Mungkin karena situasi inilah Dixit Ji mencarikan gadis pemberani dan kuat seperti Laksmi untuk mendampinginya. Dan mereka berdua dengan segera bisa terbangun chemistry yang sangat kuat. Sama sama menyukai buku, politik dan keahlian bertarung menggunakan senjata. Aku melihat kegembiraan terpancar dari Gangadhar Rao karena mendapatkan istri yang bisa menyeimbangkan dirinya.

Ada momen pertempuran yang menurutku cukup menarik karena melibatkan suatu kepercayaan di dalamnya. Sewaktu benteng Jhansi ditembaki oleh meriam, pasukan Jhansi tidak ada yang berani menyerang balik hanya gara –gara meriam pasukan Inggris meletakkan posisinya di dekat kuil. Menembaki meriam itu sama saja menghancurkan kuil. Jadi ingat Snock Hurgronje disini. Penting sekali bagi penjajah atau siapapun dalam menundukkan lawan harus mengetahui social budaya masyarakat setempat.

Seperti inggris yang memahami bahwa tidak mungkin pasukan Jhansi berani menyerang meriam yang berada di belakang kuil. Atau bagaimana mereka meremehkan status Laksmi Bai setelah meninggalnya Gangadhar Rao mengingat budaya saat itu tidak memungkinkan seorang janda memiliki peranan yang sangat kuat dalam hal ini tetap memerintah menjadi ratu. Yah, mereka tidak mengira saja bahwa Laksmi akan mendobrak tatanan budaya yang sudah mengakar kuat ini.
Saat berperang melawan Inggris, sadar bahwa mereka kalah jumlah pasukan, maka Laksmi merekrut dan melatih para wanita untuk ikut dalam peperangan. Sesuatu yang beda menurutku karena peperangan identic dengan para lelaki. Ini juga merupakan suatu dobrakan yang dilakukan oleh Laksmi.

Damodar sendiri hidup sampai usia 58 tahun dan meninggal karena sakit berkepanjangan dan kemiskinan. Sementara di tahun 1870, ratu inggris memberikan hukuman mati pada Sadasiv Rao.
Film ini disutradari oleh Kangana Raut sendiri serta diproduksi oleh ZEE studio dan rilis di tahun 2019.Selain dibintangi oleh Kangana Raut, film ini juga dibintangi oleh Atul Kulkarni, suresh Oberoi serta Ankhita Lokhande. Sebagai suatu film berlatar sejarah perlawanan India terhadap Inggris, menurutku film ini menjadi rekomendasi yang cukup bagus untuk ditonton dan sayang untuk dilewatkan begitu saja.



Sunday, July 19, 2020

Newton, Sisi lain dari sebuah demokrasi di daerah terpencil (india)


Newton, saat membaca judul film ini, pikiran saya sudah membayangkan pasti berkaitan dengan ilmu fisika, entah di bagian apanya. Ternyata salah besar, film ini tidak ada kaitannya dengan ilmu fisika maupun relativitas. Eh, ada sih, sebenarnya karena Newton yang ada di film ini ternyata adalah nama seorang pemuda dengan gelar master Fisika. Karena namanya Nutan Kumar yang diperankan oleh Rajkumar Rao ,sering ditertawakan maka dia mengubah namanya menjadi Newton.jadi yah, masih nyambung. Hehehe

Tapi fokus film ini berkisah tentang upaya Newton seorang pegawai pemerintahan tingkat rendah yang ditugaskan ke daerah terpencil Chattigarh dengan jumlah 76 penduduk saja utuk melaksanakan pemilu di sana.Untuk menjalankan tugasnya tersebut, dia ditemani oleh kelompok militer yang dipimpin oleh atma Singh yang diperankan oleh Pankaj Tripathi.

Thursday, July 16, 2020

Gold (2018) , kala India meraih emas Hockey di Olimpiade musim panas 1948


Pada kesempatan kali ini saya akan membahas tentang film Gold. Film yang terinspirasi dari kemenangan tim Hockey india pada olimpiade di Inggris tahun 1948 . Film ini bukan kisah nyata tapi terinspirasi dari kisah nyata, jadi termasuk dalam film fiksi. Walau begitu, pesan di film ini sangat kuat sekali.

Film ini menceritakan seorang asisten manajer Hockey yang bernama Tapan Das, bersama dengan tim India Inggris yang menjadi juara olimpiade di tahun 1936 mengalahkan tuan rumah Jerman. Bersama mereka berjanji untuk membawa nama India menjadi juara di olimpiade berikutnya, saat India nanti sudah merdeka.

Sunday, July 12, 2020

Neerja: keberanian seorang pramugrari pesawat yang dibajak


“Bukan seberapa lamanya kita hidup, tapi seberapa berartinya hidup”. Sebuah prinsip hidup dari Neerja yang akhirnya memang benar benar menjadi kenyataan untuk dirinya. Pada kesempatan kali ini saya ingin membahas film yang berdasarkan kisah nyata seorang pramugrari bernama Neerja Bhanot.
5 september 1986 adalah saat dimana dia akan menjadi pramugrari senior di penerbangan Pan An 73. Pesawat ini membawa 379 penumpang dan krew dengan tujuan penerbangan dari Mumbai ke New York dengan transit terlebih dahulu ke Karachi , Pakistan. Pada saat transit di Karachi, terjadi pembajakan oleh kelompok Abu Nidal yang ingin Pesawat di terbangkan ke Siprus untuk membebaskan teman-temannya.

Thursday, July 9, 2020

War Room : pentingnya kekuatan doa dalam kehidupan kita


Seberapa penting kita harus berdoa dalam kehidupan kita? Itulah yang menjadi pokok sentral dalam film ini. Film lama yang dirilis tahun 2015 dan disutradarai oleh Alex Kendrick serta dibintangi oleh Priscilla Shirer, T.C. Stalllings, Karen Abercrombie, serta Alena Pitts.
Film ini berkisah pasangan Liz Jordan  dan Tony Jordan yag perkawinannya diambang kehancuran. Tony sebagai seorang sales obat sedang berada di puncak karirnya menjadi pribadi yang egois dan menganggap remeh istrinya. Sementara itu Liz yang juga seorang agen rumah akan selalu membalas setiap perkataan keras Tony kepadanya. Yah, dua-duanya sama-sama merasa benar. AKhirnya anak mereka, Danielle, pun juga menjadi korban dari pertengkaran kedua orangtuanya.

Sunday, July 5, 2020

Padmavaat: Kisah kesetiaan seorang ratu terhadap suaminya


Pada kesempatan kali ini saya ingin membahas tentang film padmavaat atau juga padmavati. Film dari India yang mengisahkan tindakan bunuh diri ratu padmawati daripada menjadi istri raja muslim. Film ini disutradari oleh Sanjay Lela Bhansali (SLB) di bintangi oleh Depika Padukone sebagai padmawati, Shahid Kapoor sebagai Maharawal Ratan Singh dan Ranveer Singh sebagai Alaudin Khiljji.

Film dibuka dengan kedatangan Maharawal Ratan Singh (MRS) ke Singhala untuk mendapatkan mutiara bagi istri pertamanya , Nagmati. Tak disangka dia bertemu dengan Putri singhala dan jatuh cinta terus menikah dan diboyong ke banteng Chittor sebagai ratu.

Thursday, July 2, 2020

The Last Princess : kisah putri terakhir Dinasti Joseon


Saya menonton film ini gara gara penasaran akan nasib akhir Dinasti Joseon. film ini sudah lama saya tonton sih tapi bagus sih bua di jadiin tontonan. Film ini disutradarai oleh Hur Jin Ho dan dibintangi oleh Son Ye Jin dan Park Hai Il serta rilis di tahun 2016. Film ini berdasarkan novel laris berjudul Deokhyeongjoo karya Kwon Bi Young. Jadi film ini tidak 100 persen sesuai dengan kisah nyata dari putri Deokhye.

Film ini dibuka dengan tokoh Kim Jang Han yang menjadi reporter surat kabar Korea dalam mencari jejak Putri Deokhye .Film ini menjelaskan bagaimana Putri Deokhye yang dipaksa pindah ke Jepang pada usia 13 tahun untuk melanjutkan studi (lebih tepatnya adalah diasingkan). Ibunya, Selir Yang Gu In, menentang rencana ini karena Pangeran Yi un (saya bingung nulisnya yang benar gimana kalau di film sih yeongchin wang, kalau di berbagai sumber di tulis Yi Un) yang sudah dibawa ke Jepang sejak usia 13 tahun belum dikembalikan ke Korea . Dengan tekanan (dan ancaman) dari Han Taek Soo, pejabat korea yang mendukung Jepang akhirnya Putri Deokhye bersedia dibawa ke Jepang ditemani pembantunya Bok Soon