Labels

Tuesday, August 18, 2015

Lahir untuk menjadi Pemenang



Judul buku                          : Born to Win
Pengarang                          Anton irianto
Penerbit                              : Gramedia Pustaka Utama Jakarta
Tahun terbit                       : Cetakan keua September 2005
Tebal halaman                   : 190 halaman
Buku ini merupakan buku yang dibuat oleh motivator handal yang sudha memberikan pelatihan sejak tahun 1987 dan buku ini brisi 27 bab yang singkat namun bernas menurut saya. Bab pertama diawali dengan kebahagiaan dimana prinsip hidup bahagia itu harus bisa mencintai, melayani dan memiliki hati yang penuh syukur. Sementara itu manusia perlu seimbang dalam hidupnya mengenai empat aspek yaitu aspek fisik, mental, emosi dan rohani.

Pentingnya sikap positif juga diatur, bagaimana respon kita dalam menghadapi masalah, apakah bersikap negative atau positif. Kelompok orang yang positif itu optimis, penuh gairah , berani, antusias energik dan hamper selalu melihat spluang dan kesempatan dalam setiap situasi namun sikap ini juga dibarengi dengan peuh perhitungan namun berorientasi pada keberhasilan. Sikap positif harus ditanamkan bak ditujukan pada Tuhan, diri sendiri, oranglain, rintangan atau pekerjaan kita.
Di bab tiga dibahas mengenai sikap percaya diri dan pentingnya percaya diri. Pekerjaan kita juga dapat dijadikan sebagai sarana untuk pertumbuhan diri dalam beberapa segi, misalnya financial, kesehatan, mental, emosional, karier, social, spiritual.
Penampilan merupakan hal yang sangat penting dalam berbagai segi kehidupan karena kesan pertama itu akan sangat memngaruhi langkah berikutnya. Kita dapat memperbaiki diri agar kesan pertama menjadi lebih baik melalui empat indera, yaitu indera penglihtan yang berhubungan dengan penampilan dari ujung kaki sampai ujung kepala, pendengaran yang berhubungan dengan sususnan kalimat dan kata serta suara, penciuman yang berhubungan dengan bau parfum, bau badan atau bau mulut, serta indera peraba yang berhubungan dengan kehalusan telapak tangan termasuk kuat lemanya saat berjabat tangan.
Bab 6 membahas tentang kebiasaan dimana ada kebiasaan yang baik dan buruk. Apa yang menjadi kebiasaan yang efektif dan tidak efektif serta hasil yang didapat dari kebiasaan itu. Upaya untuk membangun kebiasaan yang efektif atau menghilangkan kebiasaan yang tidak efekif diibaratkan seperti kereta api yang bergerak lambat saat jalan meninggalkan stasiundimana kereta membutuhkan tenana yangbesar namun setelah melaju akan terasa ringan dengan lebih cepat dan tenaga lebih sedikit.
Sebagai manusia penting sekali kita hidup jujur, karena orang tidak bisa dibohongi terus menerus. Selain itu tidak bisa kita membohongi semua orang dan akibatnya kebohongan akan mengundang kebohongan yang lain. Kalaupun orang lain tidak tahu, maka hati nurani (atau orang beriman menyebutnya suara Tuhan) tidak akan bisa dibohongi.

Motivasi terbagi menjadi dua yaitu motivasi internal dan eksternal, dimana motivas yang bersifat tahan lama adalah motivasi yang bersifat internal. Sejak kecil kita berani mencoba namun orang dewasa seringkali menghambat karena rasa kuatir jika ini terjai sampai dewasa maka bisa diluruskan dengan cara otosugesti seperti yang dicontohkan petinju mohamad Ali yag selalu meneriakkan I am the champion atau I am the greatest sebelum pertandingan berlangsung. Atau bisa dilakukan dengan countering yaitu menemukan saran yang benar dan merupakan perlawanan dari visi diri yang salah misalnya aku tidak bisa di counter dengan aku bisa, aku lemah di counter dengan aku kuat dll. Bisa juga dengan modeling yaitu membayangkan seseorang yang menjadi model kita, bagaimana sikap dan tindakan nya dalam hidupkita. Atau bisa jadi karena pengaruh kuat lingkungan dimana mayoritas sangat berpengaruh. Jika kita banyak bergaul dengan orang sukses maka anda akan ikut sukses tapi jika anda bergaul dengan orang yang rendah diri maka anda akan rendah diri.
Kebutuhan manusia ada beraneka macam, menurut maslow ada lima kebutuhan yang itu terbentuk suatu piramida. Yang paling dasar adalah kebutuhan jasmani, dikuti kebutuhan rasa aman , social, kebutuhan ego dan terakhir aktualisasi diri. Kebutuhan sekunder yang mencakup sosialisasi, ego dan aktualisasi diri disebut motivator karena membuat orang menjadi antusias dan siap menghadapi tantangan.
Hukum alam tidak akan pernah berubah, yangmeliputi entah itu siklu air, hukum perjuangan, misalnya pohon yang terus tumbuh menjadi pohon yang kuat, hukum perubahan yang tidak mungkin itolak seperti fisik manusia, serta hukum sebab akibat seperti yang dikatakan oleh confusius,” jangan kau lakukan seesuatu yang kau sendiri tidak ingin orang lakukan atas dirimu.”
Ada contoh kisah mengenai keuletan hidup yang diberikan oleh Abraham Lincoln. Esensi dari keuletan adalah pantangmenyerah,dan konsisten.orang ulet tidak akan gagal. Batu hancur bukan karena pukulan yang ke sepuluh, tapi karena dipukul 10 kali dan pukulan terakhir adalah gongnya. Itulah keuletan.
Dan masih banyak lagi pelajaran yang bisa di petik mengenai kehidupan lewat buku ini, anda tidak akan menyesal membacanya. Akhir kata selamat membaca


No comments:

Post a Comment