Labels

Saturday, March 17, 2018

kisah gadis Uganda yang menjadi juara catur


kisah gadis Uganda yang bermimpi juara CaturSudah lama menyimpan film Queen of Katwe buatan Disney, namun baru sekarang selesai menontonnya. Film ini sendiri berkisah tentang seorang gadis dari perkampungan kumuh di Uganda, yang berjualan sayur dan jagung. Hidup dalam kemiskinan, pada suat ketika Phiona, gadis itu, mengikuti adiknya datang di sebuah kelas yang berisi anak anak yang sedang berlatih Catur. Phiona awalnya yang tidak tahu apapun tentang catur menjadi tertarik dengan permainan ini dan mendapat perhatian dari Robert Katende, pelatih disana, karena  kemampuan Phiona yang berkembang dengan pesat.

Sunday, March 11, 2018

mengetuk rasa kedaerahan di Film Yo Wis Ben



Mengetuk rasa kedaerahan di Yo Wis Ben
 
Film Yow Wis Ben memang sudah beredar kurang lebih 14 hari sejak premiernya tanggal 22 februari. Kebetulan saya sudah melihat filmnya enam hari sesudah premiernya. Penontonnya sangat ramai walau sudah hampir seminggu penayangannya. Saya pikir memang film ini pasti bagus banget, sesuai ekspektasi saya. 

Dan, ternyata, …. Ya cukup bagus. Kalau jelek ya tidak, kalau bagus banget juga tidak, ini masalah selera . tapi saya berpikir setelah nonton film ini, salah satu daya jual utama film ini adalah penggunaan Bahasa Jawa yang sangat dominan. Bagi saya pribadi, ada unsur kedaerahan saat melihat film itu berbahasa Jawa, maka saya ingin melihat film itu, dengan bahasa yang biasa saya gunakan sehari hari. Apalagi saya berdomisili di Jawa Timur, terkhusus Surabaya, dan saya juga pernah tinggal di Malang, maka ada unsur romantisme masa lalu yang saya ingin kenang dengan melihat film ini. Boleh kan melihat film nasional dengan bahasa local ,setelah tiap film yang ditonton selalu berbahasa Indonesia dan terbiasa menggunakan kata elu gue, padahal itu hanya khas di kawasan JABODETABEK semata.

Friday, August 12, 2016

Tzu Hsi, perjalanan dari Selir menjadi Ratu



Judul buku                          : Tsu Hisi, mengejar badai di kota Terlarang
Pengarang                          : Zhaenal Fanani
Penerbit                              : Diva Press Yogyakarta
Tahun terbit                       : September 2009
Jumlah halaman               : 411 halaman
Membaca kisah maharani CiXi selalu menarik bagi saya karena begitu banyak intrik untuk bisa berkuasa didukung dengan ambisis yang besar dalam meraih kekuasaan. Ada beberapa novel tentang tokoh ini, mulai dari Anche min, hingga Pearl S. Buck. Kisahnya sendiri tentang Orcid yang merupakan gadis ambisius serta didukung oleh ibunya untuk bisa menjad wanita berkuasa kelak, karena itu ibunya sangat tidak menyetujui hubungan antara Yehonala  alias Orchid dengan  Ling Huang, pengawal istana raja. Ketika Istana membuka kesempatan mengundang gadis gadi Manchu untuk menjadi selir , maka Orchid bersama saudara tirinya, Wang So Chai dkirim ke Istana. Sejak awal dia masuk istana, Orchid sudah menunjukkan perbedaan, misalnya pada saat menghadiri di pemilihan, dia sengaja tidak merias diri, dengan kecantikan alami, hal yang sangat berbeda dengan gadis gadis lainnya dan tidak sesuai dengan protokoler istana

Friday, April 1, 2016

si cacing dan kotorannya



Judul buku                          : si cacing dan Kotoran kesayangannya
Penulis                                 : Ajahn Brahm
Penerbit                              : Awareness publication
Tahun terbit                       : cetakan 26, Des 2012
Jumlah halaman               : 307 halaman
Akhirnya membaca (lagi) buku ini setelah sekian tahun. banyak cerita yang saya sudah lupa. Ya memang cerita dalam buku ini sangat banyak, ada 108 kisah sehingga tidak mungkin kita bisa mengingat semua. Tapi saya berpikir ya tidak ada salahnya untuk dibaca lagi, toh saat itu saya juga belum pernah membuat resensinya. Akhirnya pinjamlah saya ke perpustakaan kota di Jogjakarta deket deket jalan sudirman, hehehehehe (yuk ke perpustakaan yukkk)

kisah kebijaksanaan dalam 5 matahari



Judul buku          .               : 5 matahari
Peenulis                               : Budi S. Tanuwibowo
Penerbit                              : PT. Gramedia Pustaka Utama Jakarta
Tahun terbit                       : 2010
Jumlah halaman               : 185 halaman
Lima matahari, kenapa judul buku ini seperti itu. Itu membuat saya penasaran dan akhirnya saya meminjam buku ini di perpustakaan. Buku ini berisi banyak cerita yang membawa dan menuntun kitan untuk menjadi lebih bijak setiap hari. Bukan tanpa alasan kalau 5 matahari yang dipilih sebagai judul buku ini.
Lima matahari mengajarkan bahwa kita membutuhkan lima hal dalam kehidupan yaitu matahari itu sendiri,  zhi/kearifan dan kebijaksanaan, ren/ cinta kasih, yong atau keberanian serta ilmu pengetahuan. Buku ini dsampaikan dengan bahasa yang mudah dpahami dengan tokoh tokoh yang menarik, mulai dari guru dan muridnya, putra mahkota dan gurunya, tiga tokoh biru merah dan kuning dimana biru yang menjadi tokoh bijaknya.

Saturday, March 12, 2016

Belajar kepemimpinan dari Ignasius Jonan



Judul buku                                          : Leadership ala Ignasius Jonan
Penulis                                                 : Fitria Zelfis
Penerbit                                              : Cemerlang publishing
Tahun terbit                                       : 2015
Tebal halaman                                   : 256 halaman
Mendengar nama Jonan,langsung pikiran saya teringat dengan kereta api, ya, bagaimana dia mampu mengubah suatu perusahaan yang merugi menjadi laba pada tahun berikutnya di tahu 2009, maka tanpa piker panjang saya langsung meminjam buku ini di perpustakaan kota Yogyakarta.
Buku ini tidak mendasarkan pada hasil wawancara secara langsung, tapi berdasarkan berbagai sumber media massa, dimana dari berbagai kutipan kutipan tersebut maka sang pengarang secara umum menyimpulkan seperti apa sosok Jonan itu. Dan Fitria mampu melakukannya dengan baik, apalagi sebelumnya dia sudah pernah berpengalaman membuat buku yang juga memiliki model yang sama dengan buku ini yaitu leadership ala Jokowi (2012) dan leadership ala Dahlan Iskan (2012),, maka hasil riset yang dilakukannya tentu saja patut dihargai.

Sunday, March 6, 2016

berdamai dengan diri sendiri




Judul buku                                   : Berdamai dengan diri sendiri
Pengarang                                   : SDW Candra Sangkala
Penerbit                                       : Diva Press Yogyakarta
Tahun  terbit                                 : Januari 2010
Tebal halaman                            : 246 halaman

Berdamai dengan diri sendiri. Penasaran saya ingin tahu berdamai yang seperti apa, maka saya ambil buku ini dari rak buku perpustakaan untuk saya baca. Dari yang say abaca dapat saya simpulkan bahwa kita harus bisa menerima diri apa adanya, tidak cenderung memaksakan diri untuk hal yang tidak sesuai dengan kita. Semakin banyak pertentangan dalam diri yang ada justru makin karuan dan amburadul.