Labels

Friday, May 29, 2015

Kisah Nyata wanita yang melarikan diri dari Sekte Poligami di Amerika

Judul                     : Escape
Pengarang          : Carolyn Jeesop dan laura Palmer                                            
Penerbit              : Hikmah, PT. Mizan Publika
Tahun terbit       2007
Tebal Halaman  : 523 halaman
               
Membaca judulnya sih saya tidak menyangka kalau ini terjadi di Amerika, Negara yang dianggap sangat maju dan modern, saya pikir ini hanya kasus poligami biasa, ternyata pemikiran saya salah karena  ini kasus dalam suatu aliran di Amerika yang namanya Fundamentalist Church of Latter Day Saints atau disingkat menjadi FLDS.
Membaca awalnya, menceritakan bagaimana Carolyn adalah seorang anak perempuan yang terdidik dalam budaya pelaku poligami dimana ayahnya memiliki banyak anak, dan pernikahan semua diatur oleh nabi Tuhan dalam alirannya. Umumnya pernikahan terjadi antara seorang perempuan dengan laki laki yang berusia jauh lebih tua dari mereka. Awalnya memang menjadi hal lumrah jika wanita dan laki laki menikah dengan usia yang tidak berbeda jauh, namun makin lama, para pria tua yang ingin menikahi gadis muda sadar bahwa mereka tidak akan bisa bersaing dengan pria pria yang jauh lebih muda untuk memikat gadis gadis yang masih berusia dibawah 20 tahun sehingga lewat perkataan Nabi yang mengatakan wahyu Tuhan maka pernikahan umumnya terjadi antara gadis muda dengan pria pria yang sudah berumur.

Komunitas FLDS bagaikan komunitas yang terpencil jauh dari peradaban walau mereka hidup di zaman moder, di Amerika lagi. Bagaimana kehidupan duniawi sangat dijauhi, televise  dan computer sangat dilarang, informasi menjadi sangat terbatas, bahkan sekolah sekolah negeri disana yaitu Colorado City dikuasai oleh FLDS sehingga semua ajaran dibatasi dan doktrin menjadi sangat kuat. Pada suatu titik, sekolah negeri bahkan dihapus. Pada masa Warren bahkan tidak ada lagi sekolah, dan ada sekolah khusus yang dibuat oleh komunitas yang semakin membuatnya terisolisasi dan doktrinasi berjalan sangat kuat.

Penganut FLDS meyakini bahwa dunia luar adalah dunia yang jahat dan mereka harus patuh pada nabi mereka, setiap istri juga harus diajarkan untuk patuh secara total dengan suami mereka. Para pria dianggap menjadi pintu masuk untuk ke surga sehingga istri istri yang dianggap tidak patuh akan dianggap melawan suami mereka, dianggap melawan pria yang ditakdirkan untuk menuntun mereka ke jalan Tuhan.
Carolyn menikah di usia 18 , sama seperti gadis gadis umumnya dalam komunitas FLDS, dan dia dinikahi oleh Meryl Jessop, pria berusia 50 tahunan, dimana anak perempuan Meryl sendiri merupakan teman sekolah dari Carolyn. Selama pernikahan itu, terjadi kesewenangan dan penganiayaan terhadap Carolyn dan anak anaknya.

Komunitas FLDS walaupun meyakini poligami, namun akan selalu ada istri favorit yang menguasai dan mengatur rumah dimana istri istri lain tunduk terhadapnya. Setiap istri berlomba lomba untuk menyenangkan suaminya dengan imbalan seks. Bagi istri istri yang sudah tidak diajak berhubungan intim lagi dengan suaminya maka secara status social dia sudah dianggap dalam kasta terendah dalam keluarga.
Para istri juga tidak pernah memegang uangnya sendiri, semua gaji diberikan kepada suaminya dan harus meminta apapun kebutuhan kepada suaminya, kadang kala suaminya tidak memberi uang sebagai hukuman bagi istri dan anak anak yang tidak disukainya. Hubungan yang bersifat duniawi juga sangat dilarang, memberikan pelukan pada anak anak sangat ditentang, termasuk jenis pakaian yang digunakan adlaah jenis yang sangat tertutup dan bisa dibilang sangat ketinggalan jaman .Pacaran adalah hal yang tidak mungkin karena pernikahan sudah diatur oleh sang nabi pada saat gadis gadis sudah cukup dewasa namun umumnya dibawah 20 tahun.

Situasi di FLDS semakin ekstrim setelah Warren Jeff  menjadi nabi berikutnya, dan Meryl Jessop yang menginginkan kekuasaan memberikan beberapa anak gadisnya untuk dinikahi Warren setelah sebelumnya Meryl memberikan tiga anak gadisnya untuk dinikahi Paman Rullon yang merupakan nabi sebelumnya dan ayah dari Warren. 

Pernikahan merupakan aturan dari FLDS dan semua diatur oleh sekte . Seorang nabi bisa memerintahkan seseorang untuk menikahi siapa dan itu semua dikatakan sebagai wahyu Tuhan, walaupun kenyataannya itu merupakan keinginan individu dari orang tertentu dan mereka mempengaruhi atau meminta bantuan dari nabi Tuhan agar mengatakan kalau itu dari TUhan. Seorang wanita bisa menikah beberapa kali jika nabi Tuhan menginginkan itu dan para wanitaakan patuh walau pada satu titik seorang wanita yang pernah menikah sebanyak lima kali dari pria berbeda merasa dirnya adalah “pelacur kependetaan”. Seperti halnya Carolyn yang dinikahi oleh Merlyn karena Merlyn ada masalah bisnis dengan ayah Carolyn yang akan membawa ke pengadilan kecuali kalau dia menikahi salah satu anak gadisnya, dan Merlyn mempengaruhi nabi saat itu sehingga diakatakan wahyu Tuhan mengatakan Merlyn harus menikahi Carolyn walaupun yang diincar oleh Merlyn sebenarnya adalah Annete , adik dari Carolyn yang sangat cantik, namun membatalkan pernikahan sungguh tidak mungkin karena itu adalah wahyu Tuhan dan Wahyu Tuhan tidak mungkin keliru, termasuk keliru memilih pasangan tentunya hehehe.

Tingkat ekstrimis yang sangat mengerikan yang didengar Carolyn membuat Carolyn akhirnya semakin membulatkan tekat untuk melarikan diri dari komunitas setelah tiga haris sebelumnya ibunya melarikan diri karena tidak tahan dengan situasi dalam komunitas. Proses pelarian yang sangat sulit karena semua anaknya sudah mendapatkan doktrin FLDS bahwa ibu mereka akan membawa kehancuran dan membawa ke neraka karena telah meninggalkan komunitas dan membawa ke dunia baru yang sama sekali tidak mereka kenal. 
Para pria di FLDS juga terus memburu Carolyn dan Meryl sering mengataka bagaimana dia merupakan wanita berdosa dan sakitnya Harrison karena kanker disebabkan ketidakpatuhannya terhadap suaminya dan merupakan bentuk hukuman bagi Carolyn.

Membaca buku ini benar benar memberikan satu wawasan yang baru dari saya, karena saya mengira kalau kehidupan terpencil serta pemikiran ekstrim l itu hanya di dunia timur tengah, ternyata itu bisa ditemukan di Negara maju sekalipun seperti Amerika dengan jumlah pengikut yang sangat besar. Kepatuhan mereka terhadap nabi mereka jauh lebih tinggi daripada kepatuhan mereka terhadap pemerintah.

Dan budaya poligami dalam sekte ini semakin menguatkan bagaimana tidak adilnya seorang pria terhadap istri istrinya, akan selalu yang favorit dan ada yang terbuang, dan posisi seorang istri akan sangat menentukan nasib dalam keluarga, dan tentu saja menentukan nasib anak anaknya. Seringkali istri favorit akan menindas istri yang lain atau anak anak dari istri lain, apalagi dalam budaya disini , seorang istri diijinkan untuk mendisiplinkan anak anak dari istri istri lain. Umumnya anak anak dari istri yang berkuasa tidak akan menghormati ibu ibu tiri mereka karena mereka di jalur yang tepat. 

Bagi istri favorit, maka segala kemudahan akan didapat, namun bagi istri istri lain,terutama istri yang terbuang, maka itu sebuah neraka. Pada suatu kisah bagaimana rumah keluarga Merlyn sangat kelaparan hanya makan saus tomat. Bagamana Carolyn memaksa meminta uang lebih namun tidak diberikan, disisi lain, Merlyn dan istri favoritnya Barbara justru selalu makan steak yang menimbulkan kecemburuan bagi istri lain.
Situasi komunitas juga sangat dipengaruhi siapa yang memegang tampuk jabatan nabi, saat dikuasai Warren maka situasi menjadi sangat ekstrim. Dia tidak mengijinkan semua anggota mengenakan baju berwarna merah, bagamana anjing anjing dibunuh bahkan saat istrinya melahirkan dia tidak menggunakan jasa dokter tapi mencoba hal lain yang mengerikan yaitu menyobat saluran aantara anus dan vagina, dan di saat lain dia melakukan tindakan tindakan yang akhirnya membuat dia kehilangan bayinya karena pikirannya yang irasional. Semua tindakan Warren Sangat tidak irasional namun posisinya sebagai nabi membuat banyak orang ddalam komunitas sangat menurut dan tidak melakukan penentangan, apalagi mereka hidup dalam dunia yang sangat terisolasi dmana surat kabar ataupun televise tidak diijinkan ada disana. 

Carolyn yang mengikuti pesta minumkopi secara diam diam dalam perempuan perempuan lain dalam komunitas sangat kuatir bahwa kelak Warren akan membawa mereka dalam suatu tindakan bunuh diri massal karena berasal dari wahyu Tuhan sehingga ada olok olok jangan minum punch anggur karena sebelumnya ada sekste yang bunuh diri massal dengan minum anggur yang sudah dicampur dengan sianida.
Sungguh sulit bagi Carolyn untuk melarikan diri dengan delapan anak, dimana satu masih bayi, Brian, dan Harrison yang sakit parah, sementara delapan anaknya sudah didoktrin kuat untuk tidak meninggalkan komunitas karena itu sama saja cari mati. Bagaimana penentangan terjadi saat Carolyn melarikan diri dan anak anaknya tidak mau ikut sehingga harus dibuat tipuan. Belum lagi dalam proses pengadilan sungguh sulit memenangkan perkara karena Meryl merupakan salah satu pria berkuasa dalam komunitas dan memiliki uang yang cukup untuk memenangkan perkara. Disisi lain ada pengacara pengacara yang tidak mau menangani kasus Carolyn, karena biarpun poligami bertentangan dengan Hukum namun itu sama saja melawan agama.

Butuh waktu sangat lama hingga anak anaknya bisa beradaptasi dalam dunia di luar FLDS karena doktrin yang begitu kuat. Dan kasus Escape ini ada di tahun 2003, artinya ini terjadi pada masa modern, bukan tahun 70 atau 80an. Saya sarankan sih untuk membaca karena kisahnya sangat menyentuh.

No comments:

Post a Comment